Camat Jusuf: Inovasi Berbeda di Malalayang Satu Timur

Manado48 Dilihat

Manado- Ada inovasi menarik yang ditampilkan Kecamatan Malalayang dalam Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan tahun 2026 Kota Manado.
Camat Malalayang, Jusuf Kopitoy SH, MH menyampampaikan ada satu inovasi di Kelurahan Malalayang Satu Timur yakni Rompon Wisata yaitu Rakit Raksasa kerjasama dengan nelayan. Ditengah laut rakit ada cafe. “Hasilnya untuk UMKM dan menjadi salah satu mata pencaharian nelayan,” jelas Jusuf dalam sambutan awal acara, Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Walikota Manado, Andrei Angouw diwakili Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat menyampaikan evaluasi kewilayahan merupakan agenda tahunan, melakukan evaluasi perkembangan di kelurahan.
Kata Rondonuwu, pengisian Aplikasi Profil Desa Kelurahan (Prodeskel) dan Administrasi Desa/Kelurahan (Adeskel) sangat penting dalam penilaian perkembangan kelurahan.
Alasannya, Prodeskel dan Adeskel sangat penting untuk memonitor perkembangan kota Manado. “Rekan-rekan Lurah lebih proaktif mengisi Prodeskel dan Adeskel yang merupakan perencanaan pembangunan Kota Manado. Kelurahan ini merupakan jantung administrasi Kota Manado,” ajak Rondonuwu.
Dia mengingatkan jangan memanipulasi data. Jika minus tetap minus, sehingga dapat dilihat perkembangan data yang ada.
Kemudian, Lurah Malalayang Satu Timur, Meilina Mamitoho menyampaikan laporan singkat profil Kelurahan Malalayang Satu Timur.
Selanjutnya, Rompon Wisata yaitu Rakit Raksasa kerjasama dengan nelayan. Ditengah laut rakit ada cafe. Hasilnya untuk UMKM dan menjadi salah satu mata pencaharian nelayan.(yanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *