Manado– Panitia Perayaan Natal Remaja Sinode GMIM 2026 secara resmi dilantik pada Minggu (25/10/2026) saat ibadah kedua di GMIM Maranatha Kuhun, Manado.
Istri Wakil Wali Kota Manado, dr. Merry Sualang Mawardi, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Panitia Perayaan Natal Remaja Sinode GMIM 2026.
Diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua BPMW GMIM Wilayah Manado Titiwungen, Pdt. Ventje Mongdong, S.Th. Pembacaan Alkitab diambil dari 2 Timotius 1:3-18.
Dalam khotbahnya, Pdt. Ventje menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi tua dan generasi muda dalam menjalankan pelayanan. Menurutnya, ketika kedua generasi mampu berjalan bersama, hal itu akan menjadi kekuatan besar dalam menyukseskan setiap pekerjaan pelayanan.
“Kalau yang tua dan yang muda berkolaborasi, dengan sendirinya ini akan menjadi sebuah kekuatan,” imbau Pdt. Ventje.
Ia juga mengingatkan bahwa niat baik yang disertai tanggung jawab akan membuka jalan bagi terselenggaranya pelayanan yang baik.
“Selagi kita punya niat baik, Tuhan akan siapkan fasilitas dan orang-orang yang baik serta bertanggung jawab untuk melaksanakan Perayaan Natal Remaja Sinode GMIM 2026,” ungkapnya.
Pdt. Ventje pun berharap perayaan Natal tahun ini dapat dikemas secara kreatif, sehingga tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga menghadirkan suasana dan makna Natal yang benar-benar dirasakan oleh jemaat, khususnya kalangan remaja.
Sementara itu, usai dilantik sebagai Ketua Umum Panitia, Ka Merry Mawardi mengajak seluruh panitia untuk bekerja bersama dengan semangat kebersamaan dan pelayanan.
Ia menegaskan, keberhasilan perayaan Natal bukan hanya ditentukan oleh kemeriahan acara, tetapi juga oleh nilai-nilai yang dibagikan kepada sesama.
“Buat panitia yang baru dilantik, mari kita bersama-sama bekerja, bergandeng tangan, tentunya untuk satu tujuan, yaitu untuk kemuliaan nama Tuhan,” ujar Ka Merry.
Menurutnya, Perayaan Natal Remaja Sinode GMIM tidak boleh sekadar menjadi acara seremonial atau kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan Desember.
“Mari kita memberi makna dan arti dari perayaan Natal itu, sehingga kita bisa membawa berkat bagi banyak orang,” harapnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh panitia agar menjadikan persiapan Natal sebagai kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kreativitas pelayanan, serta menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi antara generasi tua dan muda, Perayaan Natal Remaja Sinode GMIM 2026 diharapkan tidak hanya menjadi momen sukacita bagi remaja GMIM, tetapi juga menjadi sarana untuk menebarkan kasih, kepedulian, dan berkat bagi sesama.(yanes)








