MANADO- Sejumlah data penduduk yang dimasukan dalam aplikasi ManadoHub menjadi perhatian Walikota Manado, Andrei Angouw.
Hal itu nampak ketika Walikota Manado, Andrei Angouw menghadiri kegiatan pemutakhiran data Manadohub, Kamis (25/06/2026) di aula Serbaguna Kantor Walikota.
Berbagai masalah yang dibahas dihadiri oleh seluruh Ketua Lingkungan se-Kota Manado.
Diantaranya yang dibahas terkait pendataan warga, desil serta kewenangan-kewenangan sosial yang seharusnya diterima warga setelah memenuhi syarat lewat pendataan yang benar.
Menariknya,
Dalam Walikota menekankan soal syarat warga sebagai penerima bansos kepada Ketua-ketua Lingkungan yang hadir.
“Hal ini bisa jadi temuan BPK jika data tidak jelas sehingga sudah dibiayai Pemkot tapi tidak berdomisili lagi di Kota Manado,” ucap Walikota sambil berharap pendataan ini dikerjakan dengan hati-hati supaya tidak terjadi masalah.
“Pendataan ini harus dilakukan dengan baik, pembiayaan diluar peruntukkan bisa menjadi temuan BPK,” imbaunya.
Soal penginputan data juga menjadi catatan penting walikota.
“Satu hal yang sangat penting adalah kaitan dengan input data sejak anak lahir atau data warga yang tidak diinput. Menjadi masalah ketika tidak terinput, sehingga akan membuat mekanisme yang sangat panjang karena data tidak jelas,” tukasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten I, Julises Oehlers, Kadis Kominfo, Yanti Mongkau, Kadis Sosial, Lenda Pelealu. Hadir juga para Camat, Tim Manado Hub serta para operator, seluruh Lurah dan Ketua Lingkungan se Kota Manado.(yanes)







