Peran Ekologis, Komunitas Peduli Sungai Tanam Mangrove di Molas

Manado31 Dilihat

MANADO- Komunitas Peduli Sungai (KPS) Sulawesi Utara menggelar aksi penanaman Mangrove di pesisir pantai Molas, Kecamatan Bunaken, Rabu (30/09/2026).

Aksi penanaman mangrove di pesisir pantai adalah proses menanam pohon bakau secara sistematis untuk memulihkan dan menjaga keseimbangan ekosistem serta melindungi daratan dari abrasi.

Demikian diungkapkan Pembina KPS Sulut, Boy Maleke.

Menurutnya, Mangrove memiliki peran ekologis yang luar biasa diantaranya menahan abrasi, menyerap dan menyimpan karbon, serta menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut dan burung pesisir.

Penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan penghijauan, tapi langkah penting untuk melindungi wilayah pesisir pantai.

“Mangrove adalah benteng terdepan dalam menahan angin kencang, ombak besar dan tsunami. Selain itu

Mangrove merupakan jembatan antara daratan dan lautan,” ungkap Bung Boy, sapaan akrab salah satu Pelopor KPS Sulut ini.

Demikian pula kata Boy, Komunitas Peduli Sungai dan Pantai bekerja keras untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui sumber alam di laut dan menunjang program pemerintah khususnya ikan.

Untuk itu dia berharap adanya perhatian Pemerintah Provinsi Sulut maupun Kabupaten/Kota dalam menunjang berbagai program KPS di Sulut sehingga dapat mengurangi global warming.

Apalagi saat ini Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini membentuk Badan Mangrove dan Badan Gambut.

Disisi lain, aksi yang dilakukan KPS Sulut ini menuai apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat.

Menariknya, selain aksi penanaman mangrove, KPS Sulut menggelar dialog dengan tema “Mangrove Lestari, Ikan Melimpah, Masyarakat Sejahtera”.

Dialog ini menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulut, Bappeda Provinsi Sulut, DLH Manado dan Dinas Kehutanan Provinsi Sulut.

Selain itu menghadirkan para pembicara terkenal diantaranya Pemerhati Lingkungan,

Boyke Rompas SH, Pakar Hukum Lingkungan, DR Denny Karwur SH, MH dan Ketua Forum Cempaka Sulut,

Kegiatan ini turut didukung

Ibu Viviane Panelewen dari PU Balai Sungai Wilayah Sulawesi 1 yang telah mendukung kegiatan ini mulai dari konservasi sungai hingga konservasi pantai.

Ada pula, Ketua KPS Cempaka Molas, Delfi Katiandagho secara sukarela telah membantu pelaksanaan penanaman mangrove ini.

Hadir pula Octavianus Barahama, Ketua KPS Malalayang dan Tonny Winokan, Ketua KPS Tanjung Batu.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala BP DAS Tondano yang sudah memberikan sumbangan bibit mangrove dan juga kepada Camat Bunaken, Herry Anwar, Lurah Molas dan Kapolsek Bunaken yang turut mendukung kegiatan inj,” ucap Bung Boy.(yanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *