Walikota Manado Tekankan Pentingnya BPJS Kesehatan

Manado66 Dilihat

MANADO- Wali Kota Manado Andrei Angouw menyampaikan pentingnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Hal itu diungkapkan Walikota saat

menghadiri kegiatan SERASI di Hotel Four Point Manado, Kamis (07/05/2026). Kegiatan bertajuk SERASI yakni SinERgi dAn kolaboraSI ini merupakan Program JKN bersama Pepabri yang mengambil tema Sehat Bahagia Bermakna : JKN Wujudkan Kualitas Hidup Optimal di Usia Senja.

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan pemahaman Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terhadap hak dan kewajiban, prosedur pelayanan kesehatan, serta lebih mempererat kerjasama antara BPJS Kesehatan, Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri).

Kehadiran Wali Kota yang didampingi Kadis Kesehatan Manado Bobby Kereh pada kegiatan SERASI ini merupakan dukungan Pemerintah Kota Manado dalam mendorong optimalisasi pelaksanaan Program JKN di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado.

Acara pembukaan diawali dengan menyanyi lagu Indonesia Raya, Mars BPJS Kesehatan dan Mars Pepabri serta Doa Pembukaan. Acara dilanjutkan sambutan pertama dari Pepabri disampaikan oleh Dr. Ahmad Yani Basuki M.Si, sambutan Gubernur Sulut yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulut Dr. dr. Rima Fien Lolong M.Kes, dan sambutan Wali Kota Manado. Sambutan terakhir disampaikan oleh Direktur BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto.

Dalam sambutannya Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Pepabri dalam pelaksanaan iven SERASI ini. Bagi Wali Kota, kesehatan adalah investasi bangsa kedepan, yakni investasi SDM bangsa yang akan bersaing dengan bangsa-bangsa lain didunia kedepannya.

“Semoga pelayanan BPJS Kesehatan ini dapat berkontribusi positif kepada kita semua,” ucap Walikota.

Disisi lain Walikota menjelaskan, soal BPJS Kesehatan akan disubsidi oleh pemerintah khususnya mereka yang kurang mampu sehingga hal ini tentunya juga akan memperhatikan kemampuan keuangan daerah seperti dalam APBD.

Walikota mengisahkan soal bagaimana seseorang yang sakit berat tapi belum ada BPJS Kesehatan tahun 2009 lalu yang telah membuat orang tersebut stres sehingga bunuh diri karena tidak berkemampuan untuk menangani kesehatannya.

“Jadi BPJS itu sangat penting dan sebagai pemerintah Kota Manado kita punya RSUD dan Puskesmas di seluruh Kecamatan yang berkolaborasi dalam hal pelaksanaan BPJS Kesehatan,” tukas Walikota.

Hadir pada kegiatan ini Kadis Kesehatan Sulut Dr. dr. Rima Fien Lolong M.Kes mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus S.E, Wakil Ketua Departemen Kesejahteraan DPP Pepabri Mayjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Yani Basuki M.Si, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto, dr. Spesialis Indra Tarigan Sp.OG, sebagai nara sumber, pejabat BPJS Kesehatan Pusat, Pimpinan BPJS Kesehatan Wilayah X, Pimpinan dan jajaran DPD Pepabri Sulut, pimpinan Persatuan Rumah Sakit Indonesia serta tamu dan undangan.

Usai sambutan dilanjutkan pemukulan kolintang sebagai tanda bahwa pelaksanaan kegiatan segera dimulai.(yanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *