Ketua KERIS DPC Manado Komitmen Perkuat UMKM dan Kerajinan

Manado318 Dilihat

Manado— Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kerajinan Industri Sulawesi Utara (KERIS) periode 2026–2031 di Graha Gubernuran, Selasa (7/4/2026), turut menandai dimulainya kepemimpinan baru di tingkat daerah, termasuk di Kota Manado.

Sorotan utama tertuju pada Ketua DPC KERIS Kota Manado yang baru dilantik, Yohanes Pongoh SE.

Dia menyatakan komitmennya untuk mendorong penguatan sektor kerajinan dan UMKM di ibukota provinsi tersebut.

Menurut Yanes, sapaan akrabnya, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal kerja nyata dalam membina dan mengembangkan pelaku usaha kerajinan agar lebih berdaya saing.

“Kami di DPC Manado siap langsung bekerja. Fokus kami adalah memperkuat kapasitas pelaku UMKM kerajinan, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga kemampuan pemasaran,” ujarnya usai pelantikan.

Ia menekankan bahwa tantangan ke depan menuntut pelaku usaha untuk lebih adaptif, terutama dalam menghadapi era digitalisasi. Karena itu, pihaknya akan mendorong pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi dan distribusi produk.

“Kami akan dorong pelaku usaha agar tidak hanya mengandalkan pasar konvensional, tetapi juga masuk ke ekosistem digital agar jangkauan pasar semakin luas,” katanya.

Selain itu, Yanes menyatakan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik dengan pemerintah daerah, komunitas, maupun pihak swasta, guna menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan.

“Sinergi sangat penting. Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan pemerintah dan stakeholder akan menjadi kunci dalam memperkuat industri kerajinan di Manado,” tegasnya.

Ia optimistis dengan potensi sumber daya lokal yang dimiliki, produk kerajinan Kota Manado mampu bersaing tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga menembus pasar nasional hingga internasional.

Pelantikan ini sendiri mengusung tema “Meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Sulawesi Utara”. Ini sejalan dengan visi DPC KERIS Manado dalam menjadikan sektor kerajinan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *