Tanam Jagung dan Cabai, Pemkot Manado Dukung Ketahanan Pangan

Manado301 Dilihat

MANADO- Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang turun langsung melakukan penanaman jagung dilahan Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, Jumat (12/3/2026).

Ini membuktikan komitmen Pemerintah Kota Manado untuk memperkuat sektor pertanian sebagai upaya menjaga ketahanan pangan daerah.

Selain penanaman jagung, Wawali menyerahkan bibit cabai kepada Kelompok Tani Solafide Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara Steivie Karouw, Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado M Sofyan, Camat Bunaken Herry Anwar, Ketua PMS KGPM Solafide Pandu Ronny Manongko, serta Ketua Kelompok Tani Solafide, Naftali Tamalonggehe bersama seluruh anggota kelompok tani.

Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap konsisten mengelola lahan pertanian di tengah perkembangan Kota Manado sebagai kawasan perkotaan.

Dijelaskan Wawali, keberadaan kelompok-kelompok tani di Manado menjadi bukti bahwa sektor pertanian masih memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, karena di Kota Manado masih terdapat petani dan lahan pertanian yang produktif. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi bagian penting dalam menopang kebutuhan pangan masyarakat,” tukas Sualang.

Pun diuraikan, aktivitas pertanian di wilayah Manado, termasuk di Kecamatan Bunaken, memberikan kontribusi nyata dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam menjaga ketersediaan pangan.

Selain itu dijelaskan sejumlah program nasional yang berkaitan dengan peningkatan kebutuhan pangan masyarakat.

“Meningkatnya kebutuhan pangan harus diimbangi dengan produktivitas sektor pertanian. Kebutuhan pangan tentu akan terus meningkat seiring berbagai program pemerintah pusat,” pungkasnya.

Oleh karena itu, peran petani sangat penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan, termasuk jagung yang juga menjadi pakan bagi sektor peternakan.

Kata Sualang, hasil panen para petani tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Ketika para petani melakukan panen, hasilnya tentu akan dipasarkan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para petani serta masyarakat sekitar,” ucap Sualang.

Tak lupa, Sualang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani dalam mengembangkan sektor pertanian di daerah.

Keberhasilan program pertanian tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kerja sama yang kuat antara berbagai pihak yang terlibat.

“Kita berharap sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani terus diperkuat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus didukung oleh para petani dan semua pihak terkait,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Tani Solafide yang terus menunjukkan konsistensi dalam mengelola lahan pertanian serta berkontribusi terhadap pengembangan sektor pertanian di Kota Manado.

Melalui kegiatan penanaman jagung dan penyerahan bibit cabai ini, Pemerintah Kota Manado berharap produktivitas pertanian di wilayah tersebut dapat terus meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.(yanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *