MANADO- Kecamatan Malalayang menjadi pilot project pemilahan sampah di Kota Manado.
Untuk itu Camat Malalayang, Jusup Kopitoy SH, MH terus berupaya mematangkan persiapan dengan adanya kunjungan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado.
Demikian disampaikan Kopitoy disela-sela Musrenbang RKPD Kota Manado, Kamis (12/3/2026) di Aula Pemkot Manado.
“Sebelum menghadiri Musrenbang, kami mempersiapkan segala kebutuhan untuk kunjungan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan DLH Kota Manado terkait lokasi Kecamatan Malalayang yang menjadi Pilot Project program pemilhan sampah,” jelas Kopitoy seraya menambahkan kunjungan dari Kementrian LH dan DLH Manado pada siang hari.
Diuraikannya, pemilahan dari sumber sampah dipisah menjadi organik, anorganik (plastik/kertas), dan residu.
Saat ini, kata Kopitoy, pihaknya terus melakukan sosialisasi melalui media sosial maupun pengeras suara di masing-masing lingkungan.
“Sehingga ini membentuk masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dini, khususnya di sejumlah kelurahan bahkan lingkungan di Kecamatan Malalayang,” tukas Kopitoy.
Pemilahan sampah adalah inisiatif percontohan untuk memisahkan sampah langsung dari sumbernya (rumah tangga/kantor) sebelum dikelola lebih lanjut.
Demikian pula menurut Kopitoy, tujuan utama adalah mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui daur ulang.
“Nantinya penerapan pengangkutan program pemilahan sampah ini akan dilakukan setelah Lebaran,” terang Kopitoy.(yanes)







