Manado, Exploresulut.com – Komitmen Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam memajukan sektor kebudayaan mulai menunjukkan hasil nyata. Salah satu buktinya terlihat dari revitalisasi Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara yang kini tampil modern dan menjadi magnet baru wisata edukasi.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Sulut, Yorry Rommy Lesawengan, dalam kegiatan Ngopi Bareng JIPS (Jurnalis Independen Pemprov Sulut), Jumat (19/6/2026) di Gedung Museum Sulut.
Menurut Lesawengan, revitalisasi museum merupakan salah satu program strategis yang mendapat perhatian langsung dari Gubernur Yulius Selvanus.
“Ketika Pak Gubernur memimpin Sulawesi Utara, saya kira sudah banyak hal yang dilakukan terkait mendukung pemajuan kebudayaan. Salah satu yang kita lihat adalah revitalisasi museum,” kata Lesawengan.
Museum kini tampil lebih modern dengan berbagai fasilitas berbasis teknologi. Setiap koleksi dapat diakses melalui barcode yang dipindai menggunakan telepon genggam, sehingga pengunjung bisa langsung memperoleh informasi dan narasi mengenai koleksi yang dipamerkan.
Selain itu, tersedia ruang imersif yang menampilkan perjalanan sejarah Sulawesi Utara dari masa prasejarah hingga era modern melalui tayangan animasi digital. Museum juga menghadirkan ruang musik tradisional dan ruang kuliner yang memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
Transformasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejak dibuka kembali pada 25 Mei hingga 17 Juni 2026, museum telah dikunjungi 4.399 orang dari berbagai kalangan.
“Ini sangat banyak dibandingkan kunjungan sebelum museum diubah. Artinya museum ini sudah mulai dinikmati masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.
Ke depan, Museum Sulut akan terus dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan yang direkomendasikan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.(*/RR)







