Walikota AA Didampingi Camat Sario Tinjau Lokasi Akan Dibangun Pedestrian

Manado77 Dilihat

MANADO- Pemerintah Kota Manado kembali merencanakan pembangunan pedestrian di wilayah Kelurahan Titiwungen Utara dan Titiwungen Selatan, Kecamatan Sario tahun 2026.

Untuk melihat langsung rencana pembangunan pedestrian ini, Wali Kota Manado, Andrei Angouw (AA) berjalan kaki menyusuri sepanjang jalan yang akan dibangun pedestrian, Rabu (27/5/2026) pagi.

Walikota AA didampingi Camat Sario, Jermia Sampul berjalan melintasi kawasan yang akan dibangun pedestrian.

Walikota menyempatkan waktu berkoordinasi dengan Camat Sario sembari melihat kondisi trotoar, drainase, hingga area yang nantinya akan ditata untuk pembangunan jalur pedestrian.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kebiasaan rutin Andrei Angouw yang dikenal kerap turun langsung memantau kondisi lapangan tanpa seremoni berlebihan. Jalan pagi yang dilakukannya hampir setiap hari tidak sekadar menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga dimanfaatkan untuk memastikan kondisi lingkungan, fasilitas publik, hingga progres penataan kota berjalan sesuai rencana.

Pembangunan pedestrian sendiri menjadi salah satu program penataan kawasan perkotaan yang terus didorong Pemerintah Kota Manado. Selain untuk mempercantik wajah kota, keberadaan pedestrian dinilai penting dalam memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pejalan kaki.

Dalam kesempatan itu, Walikota AA tampak beberapa kali berdiskusi dengan Camat Sario terkait titik-titik yang membutuhkan penataan prioritas. Ia juga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk akses jalan warga dan saluran air di kawasan tersebut.

Kehadiran Wali Kota di tengah aktivitas warga pagi hari pun menarik perhatian masyarakat sekitar. Tidak sedikit warga yang menyapa dan berbincang langsung dengan Andrei Angouw saat berjalan kaki menyusuri kawasan Titiwungan.

Walikota Andrei memang dikenal sering berjalan tanpa pengawalan protokoler yang ketat. Bahkan, warga Kota Manado kerap menjumpai Wali Kota berjalan sendiri di sejumlah ruas jalan, memantau kondisi kota secara langsung dan berinteraksi dengan masyarakat.

Ini merupakan kebiasaan Walikota AA dan menjadi pendekatan sederhana namun efektif dalam melihat langsung persoalan di lapangan sekaligus mendengar kondisi riil yang dirasakan masyarakat.(yanes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *