BITUNG,eksploresulut.com—Diakhiri dengan berbagai prestasi dan selesainya pembenahan perumda pasar, Plt direksi Perumda pasar yang ditugaskan membenahi selepas “dilengserkannya” Harto Kahiking cs, kini Petrus Tuange, Maikel Jakobus dan Hendra Tawas dikembalikan pada tugas utamanya sebegai Koordinator Tim Percepatan Pemkot Bitung untuk Michael Jacobus dan Koordinator Staf Khusus untuk Petrus Tuange demikian dengan Hendra Tawas dikembalikan sebagai staf khusus bidang keuangan pemkot Bitung dan yang tak kalah pentingnya adalah Tuange dan Jakobus adalah tim seleksi Direksi Perumda Pasar yang akan digelar dalam waktu yang tak terlalu lama.
Sekretaris daerah Kota Bitung, Rudy Tenoch saat ditemui disela-sela penyerahan Surat Keputusan Pelaksana Tugas Kepada Direktur Utama Perumda Pasar Berty Lumempouw dan Direktur Operasional Royke Tangkudung mengucapkan terima kasih kepada Pelaksana tugas Sebelumnya yang sudah membenahi Perumda Pasar. “Terima Kasih kepada Pak Tuange, Maikel Jakobus dan Pak Tawas yang telah membuat berbagai pembenahan di pasar, seperti sistim penyetoran, Digitalisasi pasar, pendataan lapak besak dan kecil pasar, pun pemasukan Perumda yang dalam 3 bulan lebih ini kelihatan keberhasilannya,” jelas Tenoch.
Diapun menjelaskan jika ketiga punggawa ini kembali akan fokus ke bidang yang lebih besar lagi sebagai koordintor tim percepatan Pemkot Bitung dan Koordinator staf khusus guna mengejar program MMHH yang masih terbengkalai. “Bukan hanya itu, pembaharuan direksi perumda pasar harus dilakukan sehingga sebagai tim selesksi pak Tuange dan Jakobus sangat diperlukan untuk melakukan seleksi ke 3 perumda ini,” jelasnya, disaksikan Dewan Pengawas Perumda Pasar, Frangky Ladi, Masri Kereh dan Recky Gosal.
Pun dalam arahannya kepada kedua Plt direksi perumda pasar yang baru, ketua clan DNA ini, mengemukakan keinginan Walikota dan Wakil Walikota agar pelayanan kepada pedagang dan pembeli diutamakan. “Pelayanan harus dilakukan semaksimal mungkin kepada para pedagang karena mereka turut menyumbang retribusi kepada pemerintah sehingga sarana dan prasarana pasar harus dibenahi agar penjual dan pembeli nyaman dalam berbelanja,” kata Sekda.
Seraya mengatakan jika pak Walikota sebagai Kuasa Pemilik Modal adalah pimpinan yang harus dipatuhi. “Pak Wali orangnya tidak rumit dan sebagai KPM beliau hanya meminta pelaporan dan dengar dan pahami arahan atau baku-baku dengar,” katanya.(ep)








