MANADO, Exploresulut.com – Pemerintah terus menggaungkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Hal itu menindaklanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2017 yang kemudian diikuti dengan Pergub Nomor 76 Tahun 2017, sebagai langkah perbaikan lingkungan dan menjaga perilaku masyarakat ke arah yang lebih sehat, guna mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.
Komitmen Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw akan program tersebut, secara langsung menggandeng seluruh komponen dan stakeholder terkait dalam mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat.
Seorang Tokoh Ilmu Kesehatan Masyarakat Henrik L Blum, yang disebut sebagai Bapak Perencanaan Kesehatan, pernah melakukan identifikasi yang menyebut bahwa derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh 4 faktor yakni Perilaku, Lingkungan, Pelayanan Kesehatan dan Keturunan, dengan Faktor Perilaku dan Faktor Lingkungan dikatakan memegang peran lebih dari 75%, dari kondisi derajat kesehatan masyarakat.
“Jadi perilaku akan menggambarkan hidup sehat. Kalau perilaku kurang mendukung, biasanya derajat kesehatan akan menurun,” kata Penjabat Sekdaprov Sulawesi Utara (Sulut) Praseno Hadi saat membuka pertemuan koordinasi lintas sektor/lintas program perkembangan kebijakan GERMAS di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di hotel Aryaduta, Rabu (28/09/2022)
Selanjutnya terkait lingkungan, sebut Praseno, harus dijaga kebersihannya, keberlangsungannya.
“Lingkungan yang tidak bersih tentu akan berdampak bagi kesehatan masyarakat sekitar lingkungan tersebut,” sambungnya.
Dia juga menegaskan akan pentingnya keterlibatan stakeholder dalam upaya edukasi program GERMAS kepada masyarakat, termasuk dalam hal perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat.
“Menurut Saya, salah satu upaya dalam menerapkan GERMAS di lingkungan masyarakat adalah lewat kegiatan kampanye atau sosialisasi, yang dilakukan secara sistematis dan terencana,” jelasnya.
“Apalagi untuk generasi muda kita, edukasi cara hidup sehat sangatlah penting. Mudah-mudahan GERMAS ini menjadi program konkrit dalm mewujudkan slogan daerah ini, yaitu “Sulut Sehat, Sulut Hebat”, dalam kita menunjang pembangunan daerah,” ungkapnya.
Kepala Bidang Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkesda Sulut, dr Rima Lolong, dalam laporannya menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan, sebagai upaya peningkatan kordinasi/dukungan lintas sektor dan lintas program dalam mengimplementasikan kebijakan GERMAS di Provinsi Sulut.
“Pada kesempatan ini, kami melakukan upaya menyamakan persepsi tentang pelaksanaan GERMAS untuk mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat,” tukasnya.
Selanjutjya, melalui kerja sama dan komitmen bersama antara lintas sektor terkait, yang diwujudkan dalam strategi, akan dibarengi dengan penguatan penggerakan dan pemberdayaan masyarakat melalui GERMAS.
“Dalam mendukung GERMAS, kita juga sudah membentuk Forum Komunikasi yang melibatkan semua sektor,” tandanya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinkesda Sulut Debie Kalalo, akademisi sekaligus pemateri Joy Rattu, Tim Forum Komunikasi GERMAS Provinsi Sulut, serta para pejabat dan stakeholder terkait.(RR/*)
Pemprov Sulut Gaungkan GERMAS
Sasar Perilaku Hidup Sehat













