Gubernur Olly Dorong Percepatan Akses Keuangan

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Sulut

MANADO, Exploresulut.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mendorong peningkatan akselerasi terhadap akses keuangan. Harapannya itu guna meningkatkan perekonomian daerah.
“Salah satu fokus pembangunan saat ini adalah mengurangi angka kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masyarakat. Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, salah satu upaya yang harus kita lakukan dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan,” ungkap Gubernur Olly saat memberikan arahan pada Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulut, Senin (27/9/2022) di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut.
Dikatakan gubernur, akses keuangan menjadi syarat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Untuk itu, perlu peningkatan di sektor ini.
“Seperti tabungan, kredit asuransi, dana pensiun dan fasilitas pembayaran akan sangat membantu khususnya bagi kelompok marginal dan berpendapatan rendah untuk melakukan upaya keluar dari kemiskinan dan peningkatan pendapatan,” ungkap Olly.
Ia mengakui, di masa-masa sulit ini perlu percepatan akselerasi terhadap akses keuangan.
“Tentunya kita berpacu lebih cepat untuk pulih lebih cepat pada akses pemulihan ekonomi. Perluasan akses keuangan memiliki peran sangat penting, khususnya akselerasi pemberian modal kerja kepada pelaku UMKM dan realisasi beragam stimulus kebijakan dan program pemerintah sehingga ekonomi bertumbuh,” terangnya.
Orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini pun mengharapkan TPAKD berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
“TPAKD yang telah terbentuk sejak 2016, dituntut optimal dan berperan tugas dan tanggung jawab mendorong pertumbuhan ekonomi dan tingkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses keuangan daerah,” tukasnya.
Di sisi lain, Olly mengapresiasi pihak perbankan, termasuk Bank SulutGo (BSG) yang telah mengenalkan tabungan kepada pada siswa dan siswi, yang sesuai info yang diterimanya telah berjalan 35 ribu hingga 40 ribu siswa.
“Kita dorong satu siswa punya satu rekening. Ini sangat bagus,” akunya.
Hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena, Ketua OJK Sulutenggo, para kepala daerah di Sulut dan pejabat teras Pemprov Sulut.(RR/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *